Ka. UPT Bahasa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Dedi Efrizal, M.Pd., Jadi Pembicara pada Konferensi Internasional ICISSH 2026

BENGKULU – Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Dedi Efrizal, M.Pd., menjadi pembicara dalam kegiatan The 1st Annual International Conference on Islamic Studies, Society, and Humanities (ICISSH) 2026 yang diselenggarakan pada 15–16 Juli 2026 di Bengkulu, Indonesia.

Konferensi internasional perdana ini mengangkat tema “Reimagining Islamic Knowledge, Social Transformation, and Human Civilization in the Digital Era”, yang menyoroti pentingnya merumuskan kembali khazanah keilmuan Islam, transformasi sosial, dan peradaban manusia dalam menghadapi perkembangan era digital.

Partisipasi Dr. Dedi Efrizal sebagai pembicara menjadi bagian dari kontribusi akademisi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam memperkuat pertukaran gagasan, pengembangan penelitian, serta kolaborasi keilmuan di tingkat internasional. Kehadirannya juga mencerminkan peran dosen dan pimpinan unit kerja perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan yang adaptif terhadap dinamika teknologi dan perubahan masyarakat.

Panitia penyelenggara ICISSH 2026 menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kontribusi Dr. Dedi Efrizal dalam memajukan penelitian dan pertukaran keilmuan, serta atas partisipasinya dalam menyukseskan penyelenggaraan konferensi tersebut.

Keikutsertaan ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik, membuka peluang kerja sama penelitian, serta memperkuat posisi UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam forum akademik internasional. Selain itu, pengalaman dan gagasan yang diperoleh melalui konferensi ini diharapkan dapat mendukung pengembangan layanan kebahasaan, peningkatan kompetensi sivitas akademika, dan inovasi pembelajaran di lingkungan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

Melalui partisipasi aktif dalam forum ilmiah internasional, UPT Bahasa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi kebahasaan, penguatan budaya akademik, dan peningkatan daya saing perguruan tinggi di era digital.