Kepala UPT Bahasa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Isi Materi PBAK di Hadapan 1.300 Lebih Mahasiswa Baru
-
Agu, Ming, 2026
Bengkulu, 19 Agustus 2026. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Dr. Dedi Efrizal, M.Pd., turut mengisi rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Tahun 2026 di hadapan lebih dari 1.300 mahasiswa baru. Kegiatan PBAK tahun ini mengusung tema “Membentuk Generasi Qurani yang Berwawasan Ekoteologi”, sebagai bagian dari upaya membangun karakter mahasiswa baru yang religius, berwawasan luas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Dedi Efrizal menyampaikan materi mengenai “Penguatan Kompetensi Bahasa sebagai Fondasi Budaya Akademik Mahasiswa Baru”. Ia menekankan bahwa kemampuan berbahasa merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun budaya akademik yang kuat, karena bahasa menjadi sarana utama mahasiswa untuk membaca, menalar, menulis, berdiskusi, melakukan penelitian, serta menyampaikan gagasan ilmiah. Materi yang disampaikan juga menggarisbawahi pentingnya integritas ilmiah, literasi dan riset, kompetensi bahasa, kolaborasi ilmiah, serta adab keilmuan sebagai lima pilar budaya akademik.

Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Dr. Dedi menjelaskan bahwa penguasaan Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris memiliki posisi strategis dalam perjalanan akademik mahasiswa di perguruan tinggi. Bahasa menjadi jembatan yang menghubungkan mahasiswa dengan khazanah keilmuan klasik melalui Bahasa Arab sekaligus membuka akses terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global melalui Bahasa Inggris. Kompetensi bahasa juga dibutuhkan dalam penulisan skripsi, artikel ilmiah, presentasi akademik, serta mendukung peluang beasiswa, pertukaran pelajar, studi lanjut, dan daya saing lulusan.
Lebih lanjut, Kepala UPT Bahasa memperkenalkan berbagai layanan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa sejak awal masa perkuliahan. UPT Bahasa menyediakan layanan TOEFL dan TOAFL, kursus bahasa, English for University Students, penerjemahan dan proofreading, BIPA, hingga inovasi lain. Mahasiswa baru juga didorong untuk mengenali layanan UPT Bahasa sejak semester pertama, mengikuti tes penempatan atau prediction, mengikuti kursus sesuai kebutuhan, serta memanfaatkan layanan penerjemahan dan proofreading untuk mendukung karya ilmiah.
Dr. Dedi juga mengingatkan mahasiswa bahwa kompetensi bahasa tidak dapat dibangun secara instan, melainkan membutuhkan proses yang bertahap dan konsisten. Karena itu, mahasiswa baru diharapkan mulai membangun kebiasaan membaca, menulis, berdiskusi, dan berkomunikasi dengan baik sejak semester pertama. Menurut materi yang disampaikannya, kompetensi bahasa pada akhirnya menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam meningkatkan keberhasilan akademik, membuka peluang karier dan studi lanjut, serta memperluas wawasan lintas budaya.

Menutup penyampaiannya, Dr. Dedi Efrizal mengajak seluruh mahasiswa baru untuk menjadikan masa perkuliahan sebagai momentum membangun budaya akademik yang unggul dan berlandaskan adab keilmuan. Ia menyampaikan pesan, “Selamat datang, calon ilmuwan muda. Budaya akademik yang unggul dimulai dari kemampuan berbahasa yang baik — sebab bahasa adalah kendaraan pertama bagi setiap gagasan ilmiah untuk sampai kepada dunia.” Keikutsertaan Kepala UPT Bahasa dalam kegiatan PBAK tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan peran strategis UPT Bahasa dalam mendampingi mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sejak awal perkuliahan hingga menjadi lulusan yang kompeten, berdaya saing global, dan berakhlak mulia. Dengan semangat membentuk generasi Qurani yang berwawasan ekoteologi, penguatan kompetensi akademik, bahasa, dan adab diharapkan dapat menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi tantangan ilmu pengetahuan dan kehidupan di masa mendatang.
